15 Cara Mudah untuk Mengalahkan Kecemasan atau Stress - One Pedia. Kecemasan dan stres merupakan respon fisik dan emosional terhadap bahaya ...
15 Cara Mudah untuk Mengalahkan Kecemasan atau Stress - One Pedia.

Kecemasan dan stres merupakan respon fisik dan emosional terhadap bahaya yang dirasakan (yang tidak selalu nyata).
TANDA
KECEMASAN
Secara teknis, kecemasan adalah
kekhawatiran atas peristiwa yang akan datang. Terkadang kita
mengantisipasi masa depan dengan prediksi menakutkan yang belum tentu memiliki
dasar kebenaran. Dalam kehidupan sehari-hari, kecemasan adalah gejala
fisik dan emosional yang dapat berarti peningkatan aktivitas jantung
(bahkan serangan jantung), konsentrasi yang buruk di tempat kerja dan sekolah,
dan masalah tidur.
Kecemasan dan stres merupakan respon
fisik dan emosional terhadap bahaya yang dirasakan (yang tidak selalu nyata). Sering kali
hal-hal kecil yang menghadapkan kita pada masalah seperti: kotak masuk
email yang over-loaded, jam sibuk di pagi hari, atau kehilangan kunci saat
ingin berjalan keluar pintu. Untungnya, sangat mudah untuk mengalahkan
stres semacam ini. Hanya dengan beberapa perubahan mudah yang bisa sobat
tambahkan dalam kehidupan sobat sepanjang hari untuk mengatasinya.
Catatan: Jika Sobat merasa seperti
berurusan dengan gangguan kecemasan serius, berbicaralah dengan seorang
profesional medis tentang pengobatan. Ada banyak pilihan yang tersedia
untuk mengelola gejala. Tetapi jika Sobat ingin mengurangi kecemasan dalam
keseharian Sobat, di bawah ini ada 15 tips yang akan membuat Sobat menjadi
lebih tenang dalam waktu singkat.
- Cukup tidur. Tidur
tidak konsisten dapat menyebabkan beberapa konsekuensi serius. Tidak hanya
mempengaruhi kesehatan fisik kita, namun kurang tidur juga dapat berkontribusi
untuk kecemasan dan stres secara keseluruhan. Dan kadang-kadang berubah menjadi
lingkaran setan, karena kecemasan sering menyebabkan gangguan dalam tidur. Terutama
ketika merasa cemas, cobalah untuk menjadwalkan penuh tujuh sampai sembilan jam
waktu tidur Sobat dan temukan apa yang Sobat dapat dan rasakan akibat dari
kecukupan tidur yang Sobat praktekan ini. - Tertawa. Ketika
pekerjaan telah membuat kitabosan, mengambil waktu untuk beristirahat sebentar
adalah ide yang baik untuk mendapatkan beberapa hiburan. Penelitian menunjukkan
bahwa tertawa dapat mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Ada banyak cara
untuk mendapatkan hiburan ditengah kesibukan aktivitas Sobat, misalnya dengan
mengobrol dengan rekan. Jika Sobat berada di antara orang-orang yang juga
sibuk, menonton klip-klip lucu di YouTube bisa jadi pertimbangan untuk
menenangkan saraf-saraf yang gelisah. - Ciptakan ruang yang nyaman. Kekacauan fisik = kekacauan mental. Sebuah ruang kerja
yang berantakan dapat membuat Sobat lebih sulit untuk bersantai dan membuatnya
tampak seperti pekerjaan yang tak kunjung berakhir. Sempatkanlah waktu
15 menit atau lebih untuk merapihkan ruang tamu atau ruang kerja, dan kemudian
membuat kebiasaan menjaga kebersihan dan kecemasan pun teratasi. Hal ini
akan membantu kita berpikir rasional, dan tidak memberikan banyak ruang untuk
kecemasan pada diri Sobat. - Mengekspresikan rasa syukur. Walau terlihat sepele hal ini ternyata juga efektif dalam mengatasi stress dan kecemasan. Sebuah studi telah menemukan bahwa mengekspresikan
rasa syukur dapat membantu mengurangi kecemasan, terutama pada kondisi setelah
kita beristirahat dengan baik. Mulailah mengekspresikan rasa syukur Sobat
untuk mendapatkan apresiasi dalam pola pikir Sobat, dan keluar dari pola pikir
Sobat yang kewalahan. - Konsumsi makanan yang tepat. Kecemasan bisa melempar tubuh kita menjadi benar-benar
rusak: Nafsu makan kita yang mungkin akan berubah, atau kita mungkin
menginginkan makanan tertentu. Tetapi untuk memberikan dukungan yang
dibutuhkan bagi tubuh, cobalah makan lebih banyak makanan yang mengandung zat
gizi seperti vitamin B dan omega-3, ditambah beberapa karbohidrat gandum yang
sehat. Studi telah menemukan adanya hubungan vitamin B dengan kesehatan
mental yang baik, dan omega-3 dapat membantu mengurangi gejala depresi dan
kecemasan. Karbohidrat gandum dapat membantu mengatur kadar serotonin,
"perasaan baik" neurotransmitter yang membantu kita untuk tetap
tenang. Dan meskipun apa yang kita idamkan mungkin mengatakan hal yang
lain, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan manis dan olahan dapat
meningkatkan gejala kecemasan. - Bernapas dalam-dalam. Hal
ini dapat sobat jadikan cara untuk mencegah serangan panik. Nafas juga merupakan
penanda besar seberapa besar tingkat kecemasan Sobat di sepanjang
hari. Napas pendek menandakan stres dan kecemasan di otak dan
tubuh. Di sisi lain, secara sadar bernapas, memperpanjang dan memperkuat
nafas dapat membantu mengirimkan sinyal ke otak untuk berpikir positif dan rileks. - Meditasi. Saat
ini kebanyakan dari kita telah mendengar meditasi santai, sejalan dengan itu para
ilmuwan juga menemukan bahwa meditasi sebenarnya meningkatkan jumlah materi
abu-abu di otak, pada dasarnya keterikatan tubuh terhadap stress akan berkurang. Sejumlah
studi terbaru menyoroti efek positif dari meditasi pada kecemasan, suasana
hati, dan gejala stres. Meditasi juga merupakan cara untuk mengamati otak,
membiarkan kita mengetahui bagaimana pikiran kita menghasilkan rangsangan
kecemasan pikiran. Dengan memahami pola pikir otak akan dapat membantu
menciptakan ruang di antara pikiran Sobat. - Buat papan visi. Jika
masa depan tampak besar dan menakutkan, cobalah mengubah pikiran-pikiran Sobat
tentang apa yang ada di depan itu. Kadang-kadang tindakan hanya menetapkan
tujuan konkret ke tepi kecemasan tentang masa depan yang belum diketahui. Sempatkanlah
untuk membuat papan visi yang menciptakan proyek dan kemungkinan mengenai
kegembiraan Sobat yang akan datang. Bagi mereka yang bukan tipe terampil,
bisa mencoba untuk membuat sebuah papan visi elektronik dengan menggunakan
aplikasi Pinterest untuk beberapa Pinspiration. Sambil membuat papan, pertimbangkanlah:
Apakah pemikiran saya benar, membantu, inspiratif, perlu dan baik? Jika
tidak, membuang pikiran itu. - Menulis surat. Saat Sobat sedang
merasa gembira, tulislah sebuah surat pada diri sendiri yang menceritakan
tentang kegembiraan Sobat. Begitu pula saat Sobat cemas, lakukan hal yang sama
kemudian bacalah surat kegembiraan Sobat yang pernah Sobat buat. Secara ajaib,
hal itu akan membuat Sobat merasa lebih baik. Cara ini pun bisa terbilang sebagai hal yang sepele namun menarik untuk dicoba dalam mengatasi stress. - Mengalihkan
pikiran. Sobat cukup mengalihkan perhatian atau pikiran Sobat terhadap
hal-hal yang menyenangkan dan menjauhkan Sobat dari rasa cemas berkepanjangan. Hal umum ini juga bisa dipertimbangkan dalam mengatasi stress - Berdiam diri. Jangan
salah mengartikan tips yang satu ini. Berdiam diri yang dimaksud disini
bukanlah menyendiri, tetapi menjauhkan diri dari kesibukan-kesibukan yang biasa
Sobat temukan dari kehidupan sobat. Pendek kata, mengasingkan diri dari keributan aktivitas-aktivitas kehidupan. Rencanakan waktu saat Sobat benar-benar
tidak aktif. Mulailah dengan penambahan waktu secara berkelanjutan dan sesuaikan
dengan keperluan Sobat, meskipun hanya lima menit. Jadi jangan lakukan ini secara terus menerus, sementara saja saat Sobat benar-benar membutuhkannya. Hal tersebut bisa berupa
mematikan ponsel, tidak ada email, tidak ada TV, tidak ada berita, tidak ada
hal apaun. Biarkan orang lain tahu bahwa mereka tidak akan dapat mencapai Sobat
sehingga Sobat dapat terbebas dari rasa khawatir. Ada beberapa bukti bahwa
terlalu banyak kebisingan dapat meningkatkan tingkat stress kita. Jadwalkan
beberapa waktu untuk berdiam diri di antara semua kebisingan kehidupan
sehari-hari. - Berkeringat. Segala sesuatu yang
berhubungan dengan aktifitas fisik dan menjaga Anda untuk tetap berkeringat
juga ampuh mengatasi perasaan cemas yang Sobat alami. - Visualisasikan sesuatu yang positif. Ketika Sobat dihadapkan pada pikiran-pikiran cemas,
luangkan waktu untuk memvisualisasikan diri Sobat menangani situasi dengan
tenang, mudah, dan jelas. Cobalah untuk tidak memperhatikan kondisi mental
saat ini, hanya fokus pada perasaan smooth-sailing saat melalui
badai. Teknik ini disebut "guided imagery" atau "guided
visualization" dan dapat membantu mengurangi perasaan stres. - Mencium bau sesuatu yang menenangkan. Cobalah untuk mencium beberapa wewangian yang
menenangkan. Basil, anise, dan chamomile adalah pilihan yang tepat.Mereka
dapat mengurangi ketegangan dalam tubuh dan membantu meningkatkan kejernihan
mental. - Hang out. Orang-orang
yang memiliki banyak dukungan sosial cenderung bereaksi lebih negatif terhadap
stres daripada mereka yang sukamenyendiri. Itu mungkin karena bersosialisasi
merangsang produksi hormon oksitosin, yang memiliki efek untuk mengurangi
kecemasan. Jadi pada saat keanehan muncul di cakrawala, ajaklah beberapa
teman untuk berjalan-jalan atau hanya mengobrol seadanya.
Sekian 15 tips yang Opedi rangkum
kedalam 15 CARAMUDAH UNTUK MENGALAHKAN stress dan KECEMASAN.
Semoga dapat membantu.
No comments